PATI, ynmedia.co.id – Pembangunan Kabupaten Pati dinilai membutuhkan keterlibatan seluruh elemen daerah agar hasilnya dapat berjalan lebih optimal dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Golkar, Jaza Khoerul Sofyan, mengatakan pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan kemajuan daerah. Sinergi antara pemerintah, DPRD, masyarakat, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga generasi muda diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Menurut Jaza, pemerintah daerah bersama DPRD memiliki tugas dalam merumuskan kebijakan sekaligus mengawal pelaksanaannya. Namun, keberhasilan program pembangunan sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dan dukungan berbagai pihak.
“Memajukan Pati membutuhkan kerja bersama. Pemerintah, DPRD, masyarakat, dunia usaha dan seluruh elemen daerah harus memiliki tujuan yang sama. Dengan sinergi yang kuat, berbagai persoalan pembangunan akan lebih mudah diselesaikan,” ujarnya.
Putra daerah Kecamatan Winong itu juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah dan masyarakat. Aspirasi yang berasal dari masyarakat, kata dia, perlu menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan dan prioritas pembangunan.
Jaza menilai warga memiliki pemahaman paling dekat terhadap berbagai persoalan di lingkungannya. Karena itu, partisipasi masyarakat seharusnya tidak hanya berupa dukungan, tetapi juga diwujudkan melalui penyampaian aspirasi, pemberian gagasan, serta ikut mengawasi jalannya pembangunan.
Selain masyarakat, ia mendorong sektor usaha untuk mengambil peran lebih besar dalam pengembangan ekonomi daerah. Menurutnya, kerja sama pemerintah dengan dunia usaha dapat membuka ruang investasi sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan dan memperkuat keberadaan usaha lokal.
“Setiap unsur memiliki tanggung jawab masing-masing. Pemerintah menyusun kebijakan, DPRD melakukan pengawasan, masyarakat berpartisipasi, dan dunia usaha ikut menggerakkan ekonomi. Kalau semuanya berjalan searah, pembangunan akan lebih maksimal,” katanya.
Jaza berharap peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan, bukan sekadar kegiatan seremonial. Semangat tersebut dinilai penting untuk membangun daerah yang mampu menghadapi kebutuhan masyarakat sekaligus tantangan di masa mendatang.
Ia pun mengajak masyarakat mempertahankan budaya gotong royong dan meningkatkan rasa memiliki terhadap daerah. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan akan lebih mudah diwujudkan ketika masyarakat merasa menjadi bagian dari proses tersebut.
“Yang kita persiapkan bukan hanya Pati untuk hari ini, tetapi juga Pati bagi generasi yang akan datang. Karena itu, sinergi dan rasa memiliki terhadap daerah harus terus dipelihara,” tandasnya.
(ADV)










