PATI – Pemerintah Kabupaten Pati mulai membenahi ruas Jalan Tayu-Dukuhseti yang mengalami kerusakan di sejumlah titik. Penanganan difokuskan di wilayah Desa Bakalan dan Desa Alasdowo melalui pekerjaan yang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pati.
Kepala DPUPR Pati Riyoso melalui Kepala Bidang Bina Marga Hasto Utomo mengatakan, perbaikan tersebut dibiayai melalui APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2026. Selain memperbaiki kondisi jalan, pekerjaan ini diharapkan memberikan dampak terhadap mobilitas masyarakat di wilayah utara.
“Perbaikan jalan ini diharapkan dapat memberikan akses yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Hasto.
Menurutnya, keberadaan ruas Tayu-Dukuhseti cukup strategis karena menjadi salah satu jalur yang menopang berbagai aktivitas warga. Jalan tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk perjalanan menuju pasar, sekolah, dan fasilitas kesehatan, tetapi juga menjadi akses distribusi hasil pertanian serta perikanan.
Posisi ruas jalan yang berada di kawasan utara Pati dan berdekatan dengan wilayah Kabupaten Jepara membuat kelancaran akses turut berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, peningkatan kualitas jalan dinilai penting untuk menjaga konektivitas antarkawasan.
Berdasarkan data proyek, pekerjaan perbaikan jalan tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp3.982.989.898. Pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada CV ADJIMA dengan target penyelesaian pada akhir September 2026.
Selama pekerjaan berlangsung, pengguna jalan diminta menyesuaikan kecepatan kendaraan dan memperhatikan rambu maupun petunjuk yang dipasang di sekitar lokasi. Langkah tersebut diperlukan untuk menjaga keselamatan masyarakat sekaligus mendukung kelancaran proses pengerjaan.
DPUPR Pati menyatakan perbaikan infrastruktur jalan akan terus dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah. Pemerataan pembangunan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas akses transportasi sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
(ADV)










