PATI, ynmedia.co.id — Kesempatan bagi generasi muda untuk menunjukkan karya seni di ruang publik dinilai dapat menjadi sarana penting dalam mengembangkan kreativitas dan kepercayaan diri. DPRD Kabupaten Pati mendukung upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan ruang ekspresi yang lebih terbuka bagi pelajar maupun komunitas seni.
Wakil Ketua II DPRD Pati, Hardi, mengatakan keberadaan panggung kesenian di ruang publik dapat memberikan kesempatan kepada anak muda untuk tidak hanya berlatih, tetapi juga merasakan pengalaman tampil di hadapan masyarakat.
“Kami sangat mendukung adanya ruang bagi anak-anak muda untuk menampilkan karya mereka. Jangan sampai mereka hanya berlatih tanpa memiliki kesempatan untuk tampil. Panggung publik bisa menjadi tempat mereka belajar, berekspresi, sekaligus menunjukkan potensi yang dimiliki,” ujar Hardi.
Menurut politisi Fraksi Gerindra tersebut, kegiatan seni di ruang terbuka juga memiliki manfaat sosial. Pertunjukan yang dapat disaksikan masyarakat secara langsung akan membuat karya para pelajar dan anak muda lebih dikenal, sekaligus menghadirkan hiburan yang positif bagi warga.
Ia menyebut pemanfaatan momentum seperti Car Free Day dapat menjadi salah satu pilihan untuk menghadirkan pertunjukan seni secara rutin. Dengan adanya agenda yang terjadwal, generasi muda memiliki ruang untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan karya secara lebih serius.
Hardi menilai pengalaman tampil di depan umum juga berperan dalam membentuk karakter. Anak muda dapat belajar mengatasi rasa gugup, bertanggung jawab terhadap penampilannya, serta menghargai proses dan karya orang lain.
“Ketika anak-anak berani tampil di depan masyarakat, mereka belajar banyak hal, mulai dari keberanian, tanggung jawab sampai menghargai karya orang lain. Ini bagian dari proses membangun karakter generasi muda,” jelasnya.
Karena itu, ia berharap pemanfaatan ruang publik untuk kegiatan seni di Kabupaten Pati dapat terus diperluas. Pemerintah daerah dinilai perlu menyiapkan fasilitas yang memadai sekaligus mengatur pengelolaannya agar kegiatan dapat berlangsung secara tertib dan berkelanjutan.
Selain dukungan pemerintah, keterlibatan seniman serta komunitas lokal juga dianggap penting. Kolaborasi tersebut dapat memperkaya kegiatan sekaligus memberikan pendampingan kepada pelajar yang memiliki ketertarikan terhadap berbagai bidang seni.
Hardi berharap panggung kesenian nantinya tidak sekadar menjadi lokasi pertunjukan, tetapi berkembang menjadi tempat bertemunya para pelaku seni, komunitas, pelajar, dan masyarakat.
“Potensi anak muda kita banyak. Tinggal bagaimana kita memberikan ruang dan kesempatan. Kalau panggungnya tersedia, pembinaannya berjalan, dan masyarakat mendukung, saya yakin akan semakin banyak karya kreatif yang muncul dari Pati,” tandasnya.
(ADV)










