Teguh Bandang: Pendidikan Seni Penting untuk Bangun Karakter Anak Sejak Dini

banner 468x60

PATI, ynmedia.co.id – Gelar Karya Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) Tahun 2026 dinilai memberikan dampak positif terhadap perkembangan peserta didik di Kabupaten Pati. Selain menjadi wadah untuk menunjukkan kemampuan seni, kegiatan tersebut juga dianggap mampu menanamkan berbagai nilai karakter kepada para pelajar.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengatakan kegiatan seni di lingkungan sekolah memiliki manfaat yang lebih luas dibandingkan sekadar menghasilkan sebuah pertunjukan. Menurutnya, proses yang dijalani siswa selama mengikuti kegiatan seni turut membentuk sikap dan kebiasaan positif.

Ia menjelaskan, latihan yang dilakukan secara rutin mengajarkan siswa untuk disiplin dan konsisten. Di sisi lain, pembagian peran dalam sebuah pertunjukan juga melatih rasa tanggung jawab serta kemampuan berkolaborasi dengan peserta lainnya.

“GSMS ini bukan hanya soal menampilkan karya seni. Di dalam prosesnya anak-anak belajar disiplin, bertanggung jawab, percaya diri, dan bagaimana bekerja sama dengan orang lain,” ujar Teguh.

Politisi PDI Perjuangan tersebut menilai pengalaman tampil di hadapan masyarakat juga dapat membantu siswa mengatasi rasa gugup dan membangun keberanian. Hal itu menjadi bekal penting bagi mereka dalam menghadapi berbagai lingkungan sosial maupun pendidikan di masa mendatang.

Menurutnya, kegiatan seni juga dapat menjadi sarana untuk menyalurkan kreativitas pelajar ke arah yang positif. Dengan adanya ruang berekspresi, siswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan sesuai minat dan bakat masing-masing.

“Anak-anak perlu mendapatkan ruang untuk berekspresi. Ketika mereka diberi kesempatan tampil dan berkarya, kepercayaan dirinya akan tumbuh. Ini menjadi bagian penting dari proses pembentukan karakter,” katanya.

Teguh berharap pelaksanaan GSMS tidak berhenti pada kegiatan gelar karya. Pembinaan seni di sekolah, menurutnya, perlu dilanjutkan secara rutin agar kemampuan siswa semakin berkembang dan manfaat pendidikan karakter dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Ia juga mendorong adanya dukungan dari berbagai pihak untuk menjaga keberlangsungan program tersebut. Pemerintah, sekolah, seniman, orang tua, dan masyarakat dinilai memiliki peran masing-masing dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan potensi generasi muda.

“Kalau pembinaan dilakukan secara berkelanjutan, manfaatnya tentu akan lebih besar. Kita tidak hanya ingin anak-anak pintar secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas, rasa percaya diri, dan kemampuan bekerja sama,” jelasnya.

Lebih lanjut, Teguh menilai kegiatan seni dapat sekaligus menjadi media untuk mengenalkan budaya lokal kepada generasi muda. Dengan terlibat langsung dalam proses berkesenian, pelajar diharapkan semakin memahami serta memiliki kepedulian terhadap kekayaan budaya daerah.

Ia optimistis program seperti GSMS dapat membantu menciptakan generasi muda Pati yang tidak hanya memiliki kemampuan seni, tetapi juga tumbuh dengan karakter positif dan mampu berkontribusi di tengah masyarakat.

“Harapannya kegiatan seperti ini terus berkembang dan menjangkau lebih banyak anak. Dari proses berkesenian, kita bisa membentuk generasi yang kreatif, percaya diri, disiplin, dan memiliki kepedulian terhadap budaya,” pungkas Teguh.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *