PATI, ynmedia.co.id — Kerusakan jalan yang menghubungkan Desa Ngablak dengan Desa Gesengan, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, dikhawatirkan semakin berat ketika memasuki musim penghujan. Pemerintah Kabupaten Pati melalui DPUTR didorong melakukan penanganan sebelum kondisi jalan bertambah parah.
Ruas sepanjang kurang lebih 300 meter tersebut saat ini mengalami kerusakan di sejumlah titik. Lapisan aspal telah mengelupas, badan jalan berlubang dan permukaannya tidak rata sehingga pengendara harus berhati-hati saat melintas.
Anggota DPRD Pati, Yoga, menilai waktu sebelum datangnya musim hujan perlu dimanfaatkan untuk melakukan perbaikan. Sebab, apabila dibiarkan, air hujan dapat mempercepat kerusakan pada badan jalan.
“Sekarang kerusakannya sudah cukup berat. Kalau menunggu musim hujan, lubang bisa semakin lebar dan dalam karena terus terkena air. Karena itu, penanganannya sebaiknya dilakukan sejak sekarang,” kata Yoga.
Menurutnya, genangan air juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Pengendara, khususnya sepeda motor, akan kesulitan memperkirakan kedalaman lubang ketika seluruh permukaan jalan tertutup air.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena jalan Ngablak-Gesengan setiap hari digunakan masyarakat. Selain menghubungkan beberapa desa, ruas tersebut juga menjadi salah satu jalur yang menunjang mobilitas antarwilayah.
“Ketika hujan, pengendara tidak bisa melihat mana lubang yang dangkal dan mana yang dalam. Ini yang kami khawatirkan karena bisa membahayakan masyarakat,” ujarnya.
Yoga mengatakan usulan perbaikan sebelumnya telah disampaikan kepada pemerintah daerah. Ia berharap DPUTR Pati dapat segera melakukan pengecekan kondisi lapangan sekaligus menentukan bentuk penanganan yang diperlukan.
Apabila perbaikan permanen belum dapat dilaksanakan dalam waktu dekat, menurutnya pemerintah bisa mengambil langkah sementara dengan menutup lubang dan memperbaiki bagian jalan yang paling rawan.
“Tidak harus menunggu seluruh pekerjaan bisa dilaksanakan sekaligus. Titik yang paling membahayakan bisa ditangani terlebih dahulu agar jalan tetap aman dilalui,” jelasnya.
Ia berharap penanganan dilakukan sebelum curah hujan meningkat sehingga kerusakan tidak meluas dan biaya perbaikan tidak semakin besar.
“Lebih baik ditangani sekarang daripada kerusakannya bertambah panjang setelah musim hujan. Yang paling penting, keselamatan masyarakat tetap terjaga,” pungkas Yoga.
(ADV)










