Festival Literasi Pati Dinilai Berhasil Dekatkan Budaya Baca dengan Dunia Anak

banner 468x60

PATI, ynmedia.co.id – Penguatan budaya literasi di Kabupaten Pati dinilai perlu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dan pola belajar generasi muda. Aktivitas literasi diharapkan tidak berhenti pada kebiasaan membaca, tetapi juga mampu mendorong anak untuk memahami informasi, mengolahnya, dan menghasilkan karya.

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PKS, Narso, mengapresiasi pelaksanaan Festival Literasi yang diselenggarakan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Pati. Menurutnya, beragam kegiatan dalam festival tersebut menjadi bukti bahwa literasi dapat dikemas secara kreatif dan lebih dekat dengan dunia anak.

“Literasi harus dipahami secara lebih luas. Anak tidak hanya membaca, tetapi juga memahami isi bacaan dan mampu mengolahnya menjadi tulisan, cerita atau karya digital,” ujar Narso.

Ia menjelaskan, setiap jenis perlombaan dalam Festival Literasi memiliki manfaat tersendiri. Lomba resensi buku, misalnya, dapat melatih peserta memahami isi bacaan sekaligus menyampaikan penilaian dan pendapat secara sistematis.

Sementara itu, lomba bertutur dinilai dapat membantu anak mengasah kemampuan berbicara serta menyampaikan pesan dengan percaya diri. Adapun pembuatan video konten literasi menjadi salah satu bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi yang semakin lekat dengan keseharian pelajar.

“Lewat pembuatan konten literasi, anak belajar memilah informasi, menentukan pesan yang ingin disampaikan, lalu mengemasnya agar menarik. Kemampuan seperti ini sangat penting di tengah perkembangan teknologi,” jelasnya.

Narso berharap kegiatan literasi dengan konsep kreatif dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan. Menurutnya, tema serta bentuk kegiatan perlu dibuat semakin dekat dengan kehidupan dan minat anak agar literasi tidak dianggap sebagai kegiatan yang monoton.

Ia menambahkan, ukuran keberhasilan gerakan literasi tidak semata-mata dilihat dari jumlah buku yang dibaca. Lebih jauh, literasi harus mampu membentuk kemampuan seseorang dalam memahami informasi, berpikir kritis, serta memanfaatkannya untuk menghasilkan sesuatu yang positif.

“Yang terpenting bukan hanya berapa banyak buku yang selesai dibaca, tetapi bagaimana informasi yang diperoleh bisa dipahami dan dimanfaatkan dengan baik,” pungkasnya.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *