PATI, ynmedia.co.id – DPD Partai Golkar Kabupaten Pati terus berupaya memastikan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Pati yang meninggal dunia berjalan tanpa hambatan. Setelah dokumen persyaratan dilengkapi dan pengajuan diteruskan ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, koordinasi lintas tingkatan mulai dilakukan.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati, mengatakan pihaknya akan berkomunikasi dengan anggota DPRD Jawa Tengah dari Fraksi Golkar untuk turut memantau perkembangan proses PAW tersebut.
Menurutnya, langkah koordinasi diperlukan karena tahapan administrasi kini sudah berada di tingkat provinsi. Pemantauan dilakukan agar apabila terdapat informasi atau hal yang perlu segera ditindaklanjuti, dapat diketahui lebih cepat.
“Karena prosesnya sudah berada di provinsi, kami juga akan berkoordinasi dengan teman-teman Fraksi Golkar di DPRD Jawa Tengah untuk ikut mengawal prosesnya,” ujar Endah.
Ia menegaskan, koordinasi tersebut tetap dilakukan dengan menghormati seluruh mekanisme yang telah ditetapkan. Pihaknya tidak ingin proses berjalan di luar ketentuan, melainkan memastikan setiap tahapan dapat berlangsung secara lancar.
Endah menyebut persoalan kelengkapan dokumen yang sebelumnya menjadi kendala telah diselesaikan. Dengan demikian, saat ini pihaknya tinggal menunggu proses pemeriksaan dan rekomendasi dari Pemprov Jawa Tengah.
“Kami ingin memastikan prosesnya tetap berjalan. Kalau ada sesuatu yang perlu dikomunikasikan atau ditindaklanjuti, tentu bisa segera dilakukan,” jelasnya.
Golkar Pati menargetkan rekomendasi PAW dapat diterbitkan pada awal September. Setelah rekomendasi diterima, proses selanjutnya akan segera dikoordinasikan dengan DPRD Kabupaten Pati, termasuk tahapan menuju rapat paripurna.
“Target kami awal September sudah ada rekomendasi. Setelah itu langsung kami tindak lanjuti sesuai tahapan berikutnya,” katanya.
Endah menilai percepatan proses diperlukan agar kekosongan kursi DPRD Pati tidak berlangsung terlalu lama. Meski demikian, ia memastikan kecepatan proses tetap harus berjalan beriringan dengan kepatuhan terhadap aturan.
“Kami berharap prosesnya bisa cepat, tetapi tetap sesuai prosedur. Yang dapat kami lakukan sekarang adalah mengawal dan berkoordinasi supaya tidak ada tahapan yang terhambat,” tegasnya.
Terkait calon pengganti, Endah memastikan penentuannya tetap mengacu pada mekanisme PAW berdasarkan perolehan suara dalam daerah pemilihan yang sama. Calon pengganti berasal dari calon legislatif dengan perolehan suara terbanyak berikutnya sesuai ketentuan.
Dengan koordinasi antara DPD Golkar Pati dan Fraksi Golkar di DPRD Jawa Tengah, pihaknya berharap proses administrasi di tingkat provinsi segera rampung sehingga tahapan PAW dapat dilanjutkan hingga pengisian kursi DPRD Pati.
(ADV)










