PATI, ynmedia.co.id — Turnamen Bola Voli Antar Desa Kecamatan Winong dinilai memiliki peran penting dalam membuka ruang pembinaan bagi generasi muda. Kompetisi yang telah berlangsung selama lima tahun tersebut menjadi wadah bagi para pemuda untuk menyalurkan minat sekaligus mengasah kemampuan di bidang olahraga.
Anggota DPRD Pati Fraksi PKB, Kastomo, mengatakan keberlanjutan turnamen tersebut patut diapresiasi. Menurutnya, kompetisi yang digelar secara rutin dapat memberikan pengalaman bertanding yang sangat dibutuhkan pemain muda.
“Turnamen ini sudah berjalan lima tahun. Artinya, kegiatan ini sudah memiliki kesinambungan dan menjadi ruang bagi anak-anak muda yang memang mempunyai hobi bermain voli,” ujar Kastomo.
Ia menilai, kompetisi tingkat desa maupun kecamatan tidak boleh hanya dipandang sebagai ajang memperebutkan juara. Lebih dari itu, turnamen dapat menjadi bagian awal dari proses pencarian dan pembinaan bibit atlet.
“Anak-anak muda tidak cukup hanya berlatih. Mereka perlu mendapatkan pengalaman bertanding. Dari kompetisi seperti ini, kemampuan dan mental mereka bisa terus terbentuk,” jelasnya.
Kastomo berharap para pemain yang memiliki kemampuan menonjol dapat memperoleh kesempatan untuk melanjutkan ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi. Menurutnya, potensi yang muncul dari Kecamatan Winong perlu diarahkan agar dapat berkembang.
“Kalau ada pemain yang memang memiliki bakat dan kemampuan, jangan berhenti di sini. Harus ada upaya untuk mengarahkan mereka menuju seleksi atau kejuaraan di tingkat Kabupaten Pati,” katanya.
Ia juga mendorong agar pembinaan dilakukan secara berkelanjutan sehingga turnamen tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata. Dengan pembinaan yang konsisten, kualitas pemain diharapkan semakin meningkat.
“Yang kita harapkan bukan hanya turnamennya terus berjalan, tetapi kualitas pemainnya juga semakin bagus. Dari sini kita bisa menemukan talenta yang nantinya dapat dikembangkan lebih jauh,” tambah Kastomo.
Dalam penyelenggaraan tahun ini, Desa Winong berhasil menjadi juara pertama. Posisi kedua ditempati Parang Garudo Desa Godo, sedangkan Pemuda Desa Pekalongan meraih juara ketiga.
Kastomo menyampaikan selamat kepada para pemenang sekaligus mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti kompetisi. Ia berharap hasil tersebut menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.
“Selamat kepada para juara. Bagi yang belum berhasil, jangan berhenti berlatih. Semua pertandingan merupakan proses untuk meningkatkan kemampuan dan pengalaman,” pungkasnya.
(ADV)










