PATI, ynmedia.co.id — Pemerintah Kabupaten Pati kembali melakukan peningkatan infrastruktur jalan di wilayah selatan. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), tiga ruas jalan yang menghubungkan wilayah Kecamatan Winong dan Pucakwangi kini mendapatkan penanganan.
Ketiga ruas tersebut yakni Jalan Mencon-Kletek, Kletek-Terteg, dan Winong-Pucakwangi. Total anggaran yang disiapkan untuk pekerjaan tersebut mencapai sekitar Rp6,143 miliar, dengan durasi pelaksanaan selama 120 hari.
Plt Sekretaris DPUTR Kabupaten Pati, Widyotomo, mengatakan penanganan dilakukan dengan metode yang berbeda pada masing-masing ruas. Hal itu disesuaikan dengan kondisi teknis serta kebutuhan konstruksi jalan.
“Benar, ada tiga ruas yang mendapatkan penanganan. Metode pekerjaannya berbeda-beda karena menyesuaikan kondisi jalan di masing-masing lokasi,” ujar Widyotomo.
Pada ruas Mencon-Kletek, misalnya, penanganan menggunakan konstruksi rigid beton FS45. Pekerjaan tersebut mencakup panjang sekitar 1.680 meter dengan lebar rencana 4 meter.
Sementara Jalan Kletek-Terteg mendapatkan penanganan sepanjang kurang lebih 590 meter dengan lebar 4,5 meter. Ruas ini direhabilitasi melalui pelapisan AC-BC atau overlay dengan ketebalan sekitar 5 hingga 7 sentimeter.
Adapun ruas Winong-Pucakwangi ditangani sepanjang sekitar 1.300 meter dengan lebar rencana 4,5 meter. Metode yang digunakan berupa overlay AC-WC dengan ketebalan sekitar 4 hingga 6 sentimeter.
Widyotomo menjelaskan, perbedaan metode tersebut dilakukan agar penanganan dapat disesuaikan dengan karakteristik dan kondisi masing-masing ruas.
“Jadi tidak semuanya menggunakan metode yang sama. Ada yang menggunakan rigid dan ada yang dilakukan overlay. Penanganannya disesuaikan dengan kondisi lapangan dan kebutuhan konstruksi jalannya,” jelasnya.
Ia berharap pekerjaan tersebut dapat meningkatkan kondisi jalan sekaligus menjaga fungsi ketiga ruas sebagai jalur penghubung masyarakat di kawasan Winong dan Pucakwangi.
“Harapannya setelah pekerjaan selesai, kondisi jalan menjadi lebih baik dan fungsi ruas jalan sebagai penghubung antarwilayah bisa semakin optimal. Tentunya ini juga untuk mendukung aktivitas masyarakat yang menggunakan akses tersebut,” katanya.
Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Joko Wahyudi, turut mengapresiasi penanganan tiga ruas jalan tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas jalan di wilayah Winong dan Pucakwangi berkaitan langsung dengan kebutuhan mobilitas masyarakat.
“Penanganan jalan di wilayah Winong dan Pucakwangi ini sangat penting karena ruas tersebut digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas. Ketika kondisi jalan semakin baik, mobilitas warga tentu akan lebih lancar dan nyaman,” ujar Joko.
Ia menilai penggunaan metode konstruksi yang berbeda merupakan hal yang wajar selama didasarkan pada kondisi teknis masing-masing ruas. Menurutnya, pemilihan metode harus mampu menjawab kebutuhan jalan agar hasil pekerjaan dapat bertahan lebih lama.
“Yang paling penting bukan hanya jalannya diperbaiki, tetapi bagaimana penanganannya sesuai dengan kondisi masing-masing ruas. Kalau memang membutuhkan konstruksi yang lebih kuat, tentu harus dikerjakan dengan metode yang tepat,” jelasnya.
Joko juga meminta pengawasan terhadap proyek dilakukan secara menyeluruh. Dengan nilai pekerjaan yang mencapai sekitar Rp6,143 miliar, ia berharap setiap tahapan pengerjaan hingga hasil akhir benar-benar memenuhi standar yang telah ditetapkan.
“Dengan anggaran sekitar Rp6,1 miliar, kami berharap kualitas pekerjaannya benar-benar diperhatikan. Pengawasan harus berjalan, mulai dari proses pengerjaan sampai hasil akhirnya,” katanya.
Lebih lanjut, Joko melihat peningkatan jalan tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan berkendara. Infrastruktur yang baik juga berpotensi memperlancar distribusi barang dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di sepanjang jalur tersebut.
“Jalan merupakan bagian penting dari pergerakan ekonomi masyarakat. Harapannya setelah selesai, akses semakin nyaman, distribusi barang lebih lancar, dan masyarakat yang menggunakan jalur tersebut bisa merasakan langsung manfaatnya,” pungkasnya.
(ADV)










