PATI – Pemerintah Kabupaten Pati memanfaatkan momentum Hari Jadi ke-703 untuk menyampaikan berbagai capaian pembangunan yang berhasil diraih selama setahun terakhir.
Di hadapan peserta Upacara Hari Jadi Kabupaten Pati di Alun-alun Simpang Lima Pati, Jumat (7/8/2026), Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra memaparkan sejumlah indikator yang menunjukkan perkembangan positif.
Salah satu capaian yang menjadi perhatian adalah menurunnya angka kemiskinan di Kabupaten Pati. Menurut Chandra, tingkat kemiskinan yang pada tahun 2024 berada di angka 9,17 persen berhasil ditekan menjadi 8,24 persen pada tahun 2025.
“Penurunan angka kemiskinan ini menjadi bukti bahwa berbagai program penanggulangan kemiskinan berjalan ke arah yang tepat. Ini adalah hasil kerja keras seluruh pihak yang terus bersinergi membangun Kabupaten Pati,” kata Chandra dalam amanatnya.
Tak hanya itu, angka kemiskinan ekstrem juga mengalami perbaikan. Ia menyebut persentasenya turun dari 0,61 persen menjadi 0,24 persen pada tahun 2025. Capaian tersebut dinilai sejalan dengan target pembangunan nasional dan agenda pembangunan berkelanjutan.
Meski sejumlah indikator menunjukkan hasil menggembirakan, Chandra mengingatkan bahwa tantangan pembangunan masih cukup besar. Oleh karena itu, pemerintah daerah akan terus memperkuat kolaborasi agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
“Kita bersyukur atas capaian ini, tetapi perjalanan belum selesai. Masih banyak sektor yang harus kita benahi bersama demi mewujudkan Kabupaten Pati yang semakin maju dan sejahtera,” tegasnya.
Dalam pidatonya, Chandra juga menyoroti progres pembangunan infrastruktur. Hingga saat ini, rehabilitasi jalan telah mencapai sekitar 30 persen dari target penanganan terhadap 80 ruas jalan yang diprogramkan pemerintah daerah.
Menurutnya, pembangunan jalan bukan sekadar mengejar target fisik, melainkan bagian dari upaya meningkatkan konektivitas, memperlancar aktivitas ekonomi, dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Selain itu, Plt Bupati turut menyampaikan perkembangan reformasi birokrasi.
Indeks Reformasi Birokrasi Kabupaten Pati pada tahun 2025 tercatat sebesar 79,97, sedikit menurun dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada di angka 81,15.
Ia menilai kondisi tersebut menjadi evaluasi penting bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, memperkuat pelayanan publik, serta memastikan seluruh program pembangunan berjalan lebih efektif dan akuntabel.










