PATI, ynmedia.co.id — Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) melakukan rehabilitasi dua ruas jalan yang menghubungkan wilayah Kecamatan Margoyoso hingga Kecamatan Gunungwungkal.
Penanganan tersebut meliputi Jalan Purwodadi-Klumpit dan Jalan Purwodadi-Purworejo yang dikemas dalam satu paket pekerjaan konsolidasi. Total anggaran yang dialokasikan mencapai sekitar Rp3,197 miliar, dengan waktu pelaksanaan selama 90 hari.
Plt Sekretaris DPUTR Kabupaten Pati, Widyotomo, membenarkan adanya pekerjaan rehabilitasi pada kedua ruas tersebut. Menurutnya, penanganan dilakukan dengan metode pelapisan aspal yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing ruas jalan.
“Benar, dua ruas jalan tersebut saat ini mendapatkan penanganan. Pekerjaannya dilakukan dalam satu paket konsolidasi, dengan metode yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan masing-masing ruas,” ujar Widyotomo.
Untuk Jalan Purwodadi-Klumpit, rehabilitasi dilakukan sepanjang sekitar 1.565 meter dengan lebar rencana 3,5 meter. Pekerjaan menggunakan lapisan AC-BC dengan ketebalan sekitar 5 hingga 7 sentimeter.
Sementara Jalan Purwodadi-Purworejo mendapatkan penanganan sepanjang sekitar 1.985 meter dengan lebar rencana 4 meter. Pada ruas tersebut, pekerjaan dilakukan menggunakan lapisan AC-WC dengan ketebalan sekitar 3 hingga 5 sentimeter.
Widyotomo mengatakan, rehabilitasi kedua ruas jalan diharapkan dapat meningkatkan kondisi permukaan jalan sekaligus memberikan akses yang lebih nyaman dan aman bagi masyarakat.
“Dengan penanganan ini, kami berharap kondisi jalan menjadi lebih baik dan dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat yang menggunakan kedua ruas tersebut,” jelasnya.
Menanggapi pekerjaan tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Teguh Bandang Waluyo, menyambut baik rehabilitasi jalan yang berada di wilayah Dapil 2 tersebut.
Menurut Teguh, kedua ruas jalan memiliki peran penting sebagai akses penghubung masyarakat di wilayah Margoyoso dan Gunungwungkal. Karena itu, perbaikan infrastruktur jalan dinilai perlu dilakukan untuk mendukung aktivitas warga.
“Rehabilitasi Jalan Purwodadi-Klumpit dan Purwodadi-Purworejo ini tentu kami apresiasi. Kedua ruas tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat, sehingga kondisi jalannya perlu terus dijaga agar mobilitas warga dapat berjalan dengan lancar,” ujar Teguh.
Ia menekankan pentingnya kualitas pekerjaan dalam pelaksanaan proyek tersebut. Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak cukup hanya mengejar target penyelesaian, tetapi juga harus memastikan hasil pekerjaan dapat bertahan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Yang perlu diperhatikan adalah kualitas pekerjaan. Jangan hanya selesai secara fisik, tetapi hasilnya juga harus mampu bertahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam waktu yang panjang,” jelasnya.
Teguh juga mendorong adanya pengawasan selama proses pengerjaan. Terlebih, total panjang penanganan pada kedua ruas jalan mencapai lebih dari 3,5 kilometer.
“Kami berharap pelaksanaannya diawasi dengan baik. Metode dan ketebalan lapisan yang sudah direncanakan harus benar-benar diterapkan di lapangan sehingga kualitas jalan sesuai dengan yang diharapkan,” katanya.
Ia menambahkan, kondisi jalan yang baik tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, tetapi juga dapat mendukung kegiatan perekonomian masyarakat.
“Kalau akses jalannya baik, tentu masyarakat lebih nyaman dan kegiatan ekonomi juga lebih lancar. Karena itu, kami berharap setelah direhabilitasi, kedua ruas ini bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat di wilayah Margoyoso dan Gunungwungkal,” pungkasnya.
DPUTR Pati menargetkan pekerjaan dalam paket konsolidasi tersebut dapat rampung dalam waktu 90 hari dengan tetap memperhatikan kualitas dan spesifikasi pekerjaan.
(ADV)










