DPRD Pati Dorong Penyerapan Telur Lokal untuk Dongkrak Harga Peternak

banner 468x60

PATI, ynmedia.co.id — DPRD Kabupaten Pati mendorong penguatan pasar lokal sebagai salah satu langkah untuk membantu peternak ayam petelur menghadapi rendahnya harga telur. Salah satu upaya yang dinilai bisa dilakukan adalah meningkatkan penyerapan telur produksi peternak Pati untuk memenuhi kebutuhan pangan di daerah.

Dorongan tersebut disampaikan Ketua DPRD Pati Ali Badrudin setelah menemui ratusan peternak yang menggelar aksi di depan Pendopo Kabupaten Pati, Senin (10/8/2026).

Ali menilai persoalan yang dihadapi peternak tidak cukup diselesaikan hanya dengan membahas harga. Pemerintah juga perlu memastikan hasil produksi mereka memiliki pasar yang jelas dan berkelanjutan.

“Jangan sampai peternak kita terus berproduksi, tetapi ketika panen justru kesulitan menjual. Yang harus kita pikirkan sekarang bagaimana hasil produksi mereka bisa terserap dengan baik,” ujar Ali.

Menurutnya, pemerintah daerah dapat memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak yang membutuhkan pasokan telur dalam jumlah besar. Dengan demikian, kebutuhan tersebut dapat diarahkan untuk menyerap produksi peternak lokal.

Ali juga meminta agar program pemerintah yang membutuhkan komoditas telur turut memberikan ruang lebih besar bagi produk peternak Pati.

“Kalau kebutuhan telur ada di Pati, sebisa mungkin dipenuhi dari peternak Pati. Ini bagian dari upaya menjaga perputaran ekonomi di daerah sekaligus memberikan kepastian pasar bagi peternak,” katanya.

Ia menambahkan, penyerapan lokal harus dilakukan secara terukur dengan memperhatikan harga yang tetap memberikan keuntungan bagi peternak. Jangan sampai penyerapan memang meningkat, tetapi harga yang diterima peternak masih terlalu rendah.

Karena itu, DPRD Pati akan mendorong komunikasi antara pemerintah daerah, peternak dan pihak yang melakukan penyerapan telur agar terbentuk pola kerja sama yang lebih jelas.

Sementara itu, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Candra mengatakan Pemkab Pati akan berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait penyerapan telur lokal.

“Kami akan panggil SPPG untuk penyerapan telur di Pati,” kata Candra.

Menurut Candra, peningkatan serapan telur dari peternak lokal menjadi salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk membantu mengurangi tekanan harga di tingkat peternak.

DPRD Pati berharap langkah tersebut tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi dapat membangun pola penyerapan yang lebih berkelanjutan sehingga peternak memiliki kepastian pasar dan usaha peternakan di Pati tetap bertahan.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *