Teguh Bandang: Kelestarian Meron Bergantung pada Kepedulian Bersama

banner 468x60

PATI, ynmedia.co.id – Keberadaan Tradisi Meron di Kecamatan Sukolilo dinilai akan semakin terjaga jika upaya pelestariannya melibatkan seluruh unsur masyarakat. Pemerintah daerah, warga, serta generasi muda dinilai memiliki peran masing-masing untuk memastikan warisan budaya tersebut tetap hidup dari generasi ke generasi.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo atau Bandang, mengatakan Tradisi Meron tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat Sukolilo. Karena itu, keberlangsungannya membutuhkan kepedulian bersama, bukan hanya mengandalkan peran pemerintah.

“Meron bisa terus bertahan karena ada masyarakat yang peduli dan mau menjaganya. Jadi, pelestariannya harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah,” ujar Bandang.

Politikus Fraksi PDIP tersebut menjelaskan pemerintah daerah dapat mengambil peran melalui berbagai bentuk dukungan. Mulai dari fasilitasi kegiatan, penguatan promosi budaya, hingga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan Meron.

Di sisi lain, masyarakat dinilai tetap menjadi pihak penting dalam menjaga nilai serta tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun. Sementara generasi muda perlu dilibatkan agar memiliki pemahaman sekaligus rasa memiliki terhadap budaya daerah.

“Pemerintah mendukung, masyarakat mempertahankan, dan generasi muda meneruskan. Kalau semuanya bergerak bersama, Meron akan memiliki masa depan yang lebih kuat,” katanya.

Bandang berharap perhatian terhadap Tradisi Meron tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan tahunan. Menurutnya, penguatan pelestarian secara berkelanjutan akan membuat Meron semakin kokoh sebagai salah satu kekayaan sekaligus identitas budaya Kabupaten Pati.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *