Yeti: Infrastruktur Pesisir Harus Disesuaikan dengan Kondisi Lapangan

banner 468x60

PATI, ynmedia.co.id – Kelancaran aktivitas masyarakat di kawasan pesisir tidak lepas dari kondisi infrastruktur yang tersedia. Jalan yang menghubungkan permukiman dengan kawasan tambak menjadi salah satu akses penting bagi warga dalam menjalankan kegiatan ekonomi sehari-hari.

Hal tersebut menjadi perhatian Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Gerindra, Yeti Kristianti. Ia menyoroti kondisi jalan tanggul di sepanjang Sungai Selok yang berada di antara Desa Langgenharjo dan Desa Bakaran, Kecamatan Juwana.

Menurut Yeti, akses tersebut memiliki fungsi strategis bagi masyarakat karena digunakan untuk menuju kawasan tambak. Ketika hujan turun dan jalan mengalami genangan, aktivitas warga maupun distribusi kebutuhan dan hasil produksi dapat ikut terdampak.

“Wilayah pesisir punya karakter aktivitas ekonomi yang khas. Masyarakat membutuhkan akses yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan, sehingga kondisi jalan harus benar-benar diperhatikan,” kata Yeti.

Ia menilai pembangunan infrastruktur di kawasan pesisir membutuhkan perencanaan yang menyesuaikan kondisi lingkungan. Faktor genangan dan karakteristik tanah harus diperhitungkan agar konstruksi jalan mampu bertahan dalam jangka panjang.

Yeti mengingatkan agar penanganan tidak sebatas memperbaiki permukaan jalan yang rusak. Jika persoalan genangan tidak menjadi bagian dari desain pembangunan, kerusakan dikhawatirkan kembali terjadi.

“Kalau jalannya berada di kawasan yang rawan tergenang, tentu harus dipikirkan konstruksi yang lebih kuat. Jangan sampai baru diperbaiki sebentar kemudian rusak lagi,” ujarnya.

Sebagai salah satu alternatif, Yeti mendorong agar pembangunan rabat beton dikaji lebih lanjut. Menurutnya, konstruksi tersebut dapat dipertimbangkan untuk memberikan akses yang lebih kuat sekaligus mendukung mobilitas masyarakat di sekitar kawasan tambak.

Ia juga meminta pemerintah daerah melakukan survei secara menyeluruh sebelum menentukan bentuk penanganan. Kajian tersebut diperlukan agar kebutuhan pembangunan dapat dihitung secara tepat dan disesuaikan dengan kondisi lapangan.

Yeti berharap peningkatan kualitas jalan tanggul dapat menjadi bagian dari perhatian pemerintah dalam pembangunan infrastruktur pesisir. Menurutnya, akses yang memadai bukan hanya memberikan kenyamanan bagi warga, tetapi juga berperan dalam menjaga aktivitas ekonomi tetap berjalan.

“Pembangunan infrastruktur pesisir harus sejalan dengan kebutuhan masyarakatnya. Jalan yang baik akan memudahkan aktivitas warga dan membantu roda ekonomi tetap bergerak,” tandasnya.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *